Apa itu Digital Marketing?

  Digital marketing, mungkin saat ini kita tidak asing lagi mendengar istilah tersebut, ya digital marketing adalah pemasaran produk atau layanan menggunakan teknologi digital melalui internet, media sosial, ponsel, atau media digital lainnya.

Ini juga merupakan istilah umum yang mencakup berbagai strategi pemasaran seperti Pemasaran Media Sosial (SMM - Social media marketing), Optimasi Mesin Pencari (SEO - Search Engine Optimization), dan Pemasaran Mesin Pencari (SEM - Search Engine Marketing).

Kemudian kita jadi bertanya, apa sih tujuan dari digital marketing itu?, berikut jawabanya:

1.     Tujuan digital marketing yang pertama adalah Memastikan Produk Dikenal, yaitu dengan cara mengisi media sosial dengan menggunakan konten-konten yang menarik dan unik, mempromosikan media sosial atau konten tersebut secara luas, dan mendorong para pelanggan agar memberikan ulasan setelah melakukan transaksi dengan kita.

2.     Tujuan kedua adalah Meningkatkan Penjualan, yaitu dengan cara mempromosikan produk kita melalui iklan, dan mempermudah proses jual beli malalui berbagai saluran penjualan.

3.     Tujuan terakhir dari digital marketing adalah untuk Menjaga Hubungan dengan Konsumen, dengan cara menghubungi konsumen melalui whatsapp, email, ataupun media sosial, dan memastikan usaha kita mudah untuk dihubungi oleh konsumen

Lalu siapa sajakah yang terlibat dalam dalam digital marketing dan apa saja kelompok fungsi yang harus ada dalam perusahaan untuk melakukan digital marketing? Secara umum terdapat 3 kelompok fungsi, yaitu Fungsi Managemen, Fungsi Perencanaan, dan Fungsi Teknis.

Mari kita bahas satu persatu dari kelompok fungsi tersebut, pertama Fungsi Managemen, dalam kelompok ini bertugas memastikan kelancaran setiap proses digital marketing, baik itu untuk jangka panjang maupun untuk jangka pendek. Memimpin team digital marketing secara umum. Menjadi penghubung antara team digital marketing dengan seluruh fungsi lain di perusahaan. Tugas berikutnya memastikan kebutuhan SDM di bidang digital marketing tercukupi, dan melakukan monitoring serta evaluasi terhadap proses digital marketing secara keseluruhan.

Kelompok fungsi kedua dalam digital marketing, yaitu Fungsi Perencanaan, kelompok ini bertugas menggabungkan semua komponen non teknis dengan komponen teknis, dan tentunya mereka harus memahami digital maerkting secara luas. Mampu menterjemahkan tujuan bisnis perusahaan kedalam sebuah strategi digital marketing, sebagai contoh; mampu melakukan analisa bisnis, mampu menentukan tujuan digital marketing, terdapat key performance indikator dan target dalam digital marketing. Menentukan media planning atau pemilihan saluran digital yang hendak digunakan, serta mengerti fungsi masing-masing dan mampu membuat strategi kampanye yang akan dipakai. Membuat perencanaan monitoring dan evaluasi performa dari digital marketing secara umum.

Kelompok fungsi terakhir adalah Fungsi Teknis, apa saja yang dibutuhkan oleh kelompok fungsi ini telah ditentukan dari kelompok fungsi perencanaan, dan kelompok fungsi ini mempunyai beberapa bidang kekhususan antara lain: Desaigner, Copywriter, Content Creator/Specialist, Sosial Media Marketing (SMM) Specialist, Email Specialist, Digital Analytics, SEO Specialist dan UI/UX Specialist.

Dari uraian diatas pastinya semakin membuka wawasan anda mengenai Digital Marketing, untuk artikel berikutnyaakan kita bahas kembali Digital Marketing tingkat lanjut.

Jika ingin memperdalam dan ikut Sertifikasi Digital Marketing, anda dapat mengikuti pelatihan di Lembaga Sertifikasi Pelatihan (LSP)  yang telah terdaftar di BNSP.

Sampai jumpa di artikel kami berikutnya. Salam.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iklan siapa takut?

Digital Marketing Strategy