Iklan siapa takut?

 Biaya iklan itu gimana cara hitungnya? Berikut ini akan dibahas tentang macam-macam perhitungan biaya iklan yang ada, materi ini pernah dibahas saat penulis mengikuti Sertifikasi Digital Marketing yang diadakan oleh Kementrian Koperasi dan UKM.

1.       Cost per Click (CPC) atau Pay per Click (PPC), dalam model ini biaya iklan yang kita keluarkan dihitung berdasarkan banyajnya jumlah iklan yang telah di klik oleh viewer.

2.       Cost per Mille (CPM) atau Cost per Impression, dalam model ini biaya iklan yang dikenakan ke kita dihitung berdasarkan jumlah tayangan dalam kelipatan 1000.

3.       Cost per View (CPV) atau Pay per View (PPV), untuk model iklan ini, biaya iklan yang dikenakan ke kita akan dihitung berdasarkan setiap kali iklan kita tayang, dan format iklan ini biasanya merupakan konten video.

4.       Cost per Action (CPA), untuk model iklan ini biaya iklan akan dihitung ketika terjadi konversi, yang sebelumnya model konversi sudah disiapkan oleh pemasang iklan, misal mengisi formulir, download ebook dan sebagainya. Ada juga yang namanya Cost per Lead (CPL), model ini juga termasu dalam kelompok iklan ini.

5.       Cost per Engangement (CPE), biaya iklan ini akan dihitung untuk setiap terjadinya engagement, dan tidak harus diklik oleh viewer. Iklan ini merupakan iklan khusus, seperti contoh saat viewer mengarahkan pointer mouse diatas bidang iklan selama beberapa detik, maka iklan akan membesar, dan disitulah dihitung biaya iklanya.

 

Selain menggunakan iklan seperti diatas, kita bisa menggunakan jasa influencer, namun apakah anda sudah tahu penggolongan influencer berdasar jumlah pengikutnya? Berikut penjelasannya:

1.      Nano influencer, merupakan influencer dengan jumlah pengikut dibawah 10 ribu

2.       Micro influencer, merupakan influencer dengan jumlah pengikut berada diantara 10 ribu hingga 50 ribu

3.       Mid-tier influencer, merupakan influencer dengam jumlah pengikut sebanyak 50 ribu hingga 100 ribu pengikut

4.       Macro influencer, merupakan influencer dengan jumlah pengikut sebanyak 100 ribu hingga 1 juta pengkitu

5.       Mega influencer, sebutan untuk influencer yang mempunyai pengikut diatas 1 juta.

 

Influencer tersebut merupakan bagian dari Key Opinion Leader (KOL) yaitu seorang yang ahli di dalam bidang tertentu yang mana opininya dianggap valid karena memahami bidang-bidang tertentu, selain berdasar jumlah pengikut, ada juga influencer berdasr jenis konten, seperti vlog, tutorial, reviewer. Dan juga ada yang berdasar kategori seperti kategori beauty, lifestyle, kesehatan, hiburan, otomotif, dan lain -lain.

 

Demikian postingan kali ini, dan jika ingin memperdalam dan ikut Sertifikasi DigitalMarketing, anda dapat mengikuti pelatihan di Lembaga Sertifikasi Pelatihan(LSP) yang telah terdaftar di BNSP.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Digital Marketing Strategy

Apa itu Digital Marketing?