Digital Marketing Strategy
Setelah sebelumnya kita bahas tentang berbagai strategi didalam digital marketing, kemudian tujuan dari digital marketing dan kelompok fungsi dalam digital marketing, maka dalam artikel ini kita akan membahas tentang Digital Marketing Strategy agar jika ingin mengikuti sertifikasi digital marketing kita sudah ada gambaran tentang apa itu digital marketing.
Sebelum ke pembahasan Digital Marketing Strategy tesebut mari kita kembali dulu ke bagian dua hal yang penting dalam digital marketing yaitu Content Marketing dan E-Commerce. Yang terjadi dalam Content Marketing adalah Creating, Curating, Distributing dan Amplifying. Sedangkan dalam E-Commerse terjadi Buying, Selling, dan Facilitating Transaction.
Terdapat dua komponen dalam Content Marketing, yaitu Search Engine dan Social Media. Karakteristik dalam Search Engine yaitu adanya pertanyaan serta jawaban, dikendalikan oleh para pengguna, pengguna bisa berlama-lama disitu, data yang disajikan lebih detil dan tak terbatas waktu dalam pencarian. Sedangkan karakteristik Social Media adalah mampu memantik emosi pengguna, dikendalikan oleh pemilik, lebih singkat dalam isi maupun waktu, serta mampu menghasilkan konten yang trending.
Berbagai macam platform E-Commerce, yaitu Marketplace; adanya transaksi antara produsen dan pelanggan, atau pelanggan dan pelanggan, Social Commerse; transaksi di media sosial seperti facebook, instagram, tiktok dan lainnya. Transaksi di media komunikasi seperti whatsapp, line dan sebagainya, transaksi dalam siaran langsung yang fous untuk memperbesar interaksi dengan para pelanggan.
Sekarang kita masuk ke Digital Marketing Strategy, ada urutan strategy dalam digital marketing, yaitu Memilih Framework, Membuat Perencanaan, Menentukan dan Mengenal Target, Menentukan Konten, Pelaksanaan serta Evaluasi.
Terdapat banyak Framework yang bisa kita pilih, namun kali ini kita hanya akan membahas dua framework, yang pertama RACE Framework, dan kedua adalah Marketing Funnel.
RACE framework, tersusun atas Reach yang mana ini sangat berkaitan dengan brand awareness, dalam hal ini kita harus mempunyai strategi bagaiman menaikan trafik situs dan media sosial, hasil dari reach ini adalah semakin banyaknya kunjungan ke situs maupun media sosial.
Act, dalam tahap ini kita harus mempunyai strategi bagaimana caranya para pengunjung situs atau sosial media kita melakukan interaksi dengan kita melaui konten yang telah kita unggah dan bagikan. Convert, setelah adanya interaksi diharapkan terjadi transaksi. Dan yang terakhir Engange, merubah pembeli menjadi pelanggan.
Framework kedua yang bisa kita pakai adalah Marketing Funnel, yang terdiri dari Awareness, Interest, Consideration, Intent, Evaluation, dan Purchase. Tahapan Awareness merupakan tahapan pengenalan dan pencarian calon konsumen, bisa dengan cara iklan, pembuatan konten, pengiriman pesan melalui email dan lainnya. Interest, begitu ada prospek mereka dibawa ke tahap ini, dimana mereka kita jaga dan dikenalkan lebih dalam ke usaha kita, produk-produk kita melalui buletin, email atau undangan mengikuti demo ditempat kita. Consideration, pada tahap ini, prospek sudah masuk ke daftar prospek yang berkualitas dan menjadi calon konsumen. Intent, pada tahap ini prospek mulai tertarik membeli produk kita. Evaluation, pada tahap ini calon pembeli memutuskan untuk membeli atau tidak produk kita, dalam tahap ini kita harus selalu bisa meyakinkan calon konsumen terhadap poduk yang kita jual. Purchase, inilah tahap paling mebahagiakan, karena calon konsumen akhirnya menjadi konsumen kita.
Demikian dua Framework yang kita bahas. Semoga bermanfaat bagi anda. Dan jika ingin meningkatkan kemampuan dalam dunia Digital Marketing dan ingin mengikuti Sertifikasi DigitalMarketing anda dapat menghubungi Lembaga Sertifikasi Profesi yang sudah terdaftar dan diakui oleh BNSP.
Salam

Komentar
Posting Komentar